turbin uap pabrik kelapa sawit

Tekananyang dihasilkan oleh uap ini nantinya digunakan untuk memutar turbin dan mengoperasikan semua mesin yang berbasis uap. Cangkang kelapa sawit paling sering dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler. Selain gratis tentunya, cangkang sawit mampu menghasilkan api yang memiliki tingkat kepanasan yang tinggi. 2. BUMNadalah salah satu badan usaha milik negara yang bergerak dibidang industri perkebunan kelapa sawit (PKS) yaitu PT Perkebunan Nusantara V Sei Pagar Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Dalam sistem turbin uap terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi unjuk kerja turbin uap salah satunya adalah variasi tekanan uap outlet superheater. PDF| Aktivitas produksi pabrik kelapa sawit (PKS) menghasilkan limbah dalam volume sangat besar. Dalam PKS, uap dipakai sebagai pasokan pada turbin uap guna operasional generator pembangkit sebuahpabrik kelapa sawit dengan kata lain bisa dikatakan sebagai jantung dari pabrik kelapa sawit. Fungsi dari boiler adalah menghasilkan Uap yang digunakan hanya digunakan untuk menghasilkan uap untuk memutar sudu-sudu turbin sebagai sumber listrik di PT.Peputra Masterindo. 0 2000000 4000000 6000000 8000000 10000000 12000000 14000000 497M-00-05-00005-00 BUKU PANDUAN PABRIK KELAPA SAWIT SKALA KECIL .. pada pabrik pengolahan yang saat ini masih beroperasi di Aceh dan . di atas, dari hasil penelitian dan survey lapangan yang dilakukan terdapat .. 5 ton per jam dibutuhkan boiler yang berkapasitas 3 Meilleur Site De Rencontre Suisse Romande. Pembangkit Listrik pabrik kelapa sawit disebut-sebut sebagai pusat dari pabrik tersebut. Hal ini disebabkan karena ketel uap adalah sumber tenaga utama yang dipergunakan untuk memproses kelapa sawit. Minyak sawit adalah salah satu hasil bumi yang permintaannya sangat besar saat ini. Kebutuhan yang besar ini mendorong pengelola minyak sawit melakukan banyak upaya untuk membuat perubahan berupa pengefisiensian. Turbin pabrik sawit digunakan sebagai salah satu cara untuk melakukan penghematan biaya operasi. Mesin turbin disebut bisa menghemat biaya operasi karena digerakkan tanpa bahan bakar seperti solar ataupun bensin, melainkan dengan menggunakan uap atau steam dari boiler atau ketel uap. Mengenai ketel uap Boiler Seperti yang sudah disebutkan terdahulu dalam melakukan prosesnya, pabrik kelapa sawit tidak akan mampu lepas dari penggunaan mesin turbin uap yang dipakai untuk menghasilkan uap. Uap yang dibutuhkan bisa dibuat dari ketel uap yang memakai bahan bakar dari sabut kelapa dan juga cangkang kelapa sawit. Selain untuk menggerakkan turbin uap pabrik sawit, ketel uap juga dipakai dalam berbagai equipmentlain seperti sterilizer dan juga untuk memproses minyak. Prinsip kerja turbin uap Turbin uap terdiri dari komponen utama sebagai berikut Ketel uap sebagai penghasil tenaga Turbin uap untuk penggerak Pompa untuk mengisikan air ke ketel boiler Turbin uap merupakan sebuah mesin yang memiliki cakram yang mempunyai daun-daun. Daun-daun inilah yang kemudian bergerak dengan menggunakan uap yang diproduksi oleh ketel uap dan menghasilkan tenaga listrik. Car kerja dari turbin di pabrik kelapa sawit diawali dengan mengubah air menjadi uap yang dilakukan diketel uap dengan pembakaran seperti yang telah diceritakan sebelumnya. Nanti uap akan diteruskan ke turbin. Uap yang adalah energi kinetik ini diubah menjadi energi mekanik dengan menggunakan cakram turbin yang berdaun. Cakram gunanya seperti kincir angin yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Nanti itu uap akan dialirkan ke kondensor untuk diubah kembali ke dalam bentuk air. Setelah berubah menjadi air kemudian air dipompakan lagi ke ketel untuk mengalami proses atau siklus selanjutnya. Turbin uap pabrik kelapa sawit sebagai penghasil tenaga listrik di pabrik kelapa sawit Uap yang diproduksi oleh mesin ketel uap akan dipanaskan kembali untuk menghasilkan uap kering. Uap kering inilah yang nantinya akan dipakai dalam mesin turbin uap. Meski turbin uap ini kemudian memakai uap kering yang dimilikinya untuk memutar turbin. Pemutaran trubin yang terjadi pada mesin uap ini sangat bergantung pada temperatur dan juga tekanan dari uap kering yang dihasilkan. Secara tidak langsung turbin untuk pabrik kelapa sawit dipakai untuk mengubah energi kinetik menjadi sebuah energi listrik yang nantinya dipakai sebagai penggerak perlengkapan yang ada di pabrik kelapa sawit. Dalam seleksi mesin turbin uap dalam pabrik kelapa sawit, baiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Mesin turbin uap harus dipilih yang dapat menghasilkan tekanan yang sama dengan ketel uap. Ketel uap bisa menghasilkan tenaga atau tekanan yang berlebihan atau kurang dalam sebuah mesin turbin. Ketel uap yang sesuai adalah ketel yang mempunyai tekanan 3 bar lebih dari tekanan yang diperlukan. Tekanan yang lebih ini diperlukan untuk mengatasi hilangnya energi yang bisa terjadi karena pemasangan pipa yang kurang tepat. Jika tekananannya nggal tepat hal ini bisa menyebabkan proses minyak sawit menjadi kurang sempurna. Jadi pemilihan mesin turbin pabrik kelapa sawit tidak boleh sembarangan. Untuk memperoleh Turbin yang tepat, perlu kerjasama dengan distributor yang tepat. Distributor Mesin Pabrik Sawit sejak 1993, Mesin yang kami jual seperti Screw Press, Digester, Turbin Shinko, Boiler, Fan, Heater, Ripple Mill nut cracker, EFB Press, EFB Shredder, Rotary Brush Strainer, Sand Cyclone, Vibrating Screen, Kernel Press, Hydrocyclone, Vibratory Feeder, Permanent Magnet, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant View all posts by mesinsawit Post navigation Turbin uap Shinko merupakan salah satu jenis peralatan yang mempunyai peran penting dalam beberapa sektor. Biasanya turbin uap digunakan dalam pengelolaan sawit, Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU, bahkan sistem transportasi. Maka dari itu, anda wajib tahu spesifikasi dari turbin uap buatan dari pabrik Jepang beserta efisiensi dari alat tersebut di pabrik sawit. Untuk informasi lebih lanjut, berikut ulasan detailnya. Spesifikasi Turbin Uap Shinko yang Harus Anda Tahu Efisiensi Turbin Uap Shinko Di Pabrik Sawit Turbin uap termasuk dalam kelompok energi yang dikonversikan menjadi energi mekanik. Poros turbin uap Shinko akan langsung dihubungkan dengan mekanisme yang digerakkan. Selain itu, turbin uap bekerja dengan cara memutar cakram yang akan dihasilkan dari tiupan uap berasal dari ketel uap. Uap dan temperatur yang tinggi ini kemudian dirubah menjadi tenaga mekanik. Spesifikasi Turbin Uap Shinko Di Pabrik Kelapa Sawit Pada umumnya, turbin uap shinko terdiri dari beberapa jenis berdasarkan beberapa pengkategorian. Berdasarkan jenis tekanan uap, turbin dibagi menjadi dua yaitu tekanan lawan dan tekanan kondensasi. Sedangkan berdasarkan aliran arah uapnya, diklasifikasikan menjadi turbin radial dan tangesial. Selain itu, pada aliran uap dan casingnya, turbin terbagi menjadi reheat dan non heat. Faktor yang mempengaruhi efisiensi turbin uap shinko di pabrik sawit Uap yang masuk ke dalam turbin harus melalui nose. Didalam nosel sendiri terdapat energi thermal dari uap yang menjadi energi kinetik. Uap yang mengalir di antara sudu turbin akan dibelokkan ke arah mengikuti sudunya. Hal ini akan mengubah kecepatan uap dan menimbulkan gaya yang mendorong untuk memutar roda dan poros turbin. Jika uap masih mempunyai kecepatan saat meninggalkan sudu turbin, maka energinya hanya sebagian saja. Supaya energi kinetik yang tersisa pada saat meninggalkan sudu dapat dimanfaatkan, maka pada turbin uap harus dipasang lebih dari satu baris sudu geraknya. Jadi antara baris pertama dan kedua sudu gerak, haruslah dipasang guide blade agar mengubah arah kecepatan uap dengan arah yang tepat. Kecepatan uap saat meninggalkan sudu gerak harus dibuat sekecil mungkin agar efisiensi turbin menjadi lebih tinggi karena kehilangan energi cukup kecil. Specific Steam Consumption SSC Turbin Shinko Pabrik Sawit SSC atau yang dikenal sebagai Specific Steam Consumption merupakan kemampuan dari power generation pada turbin uap. Untuk meningkatkan efisiensi, anda harus menghitung kebutuhan steam ini apakah tenaga yang dihasilkan sudah tercukupi untuk memenuhi produksi. Hal tersebut harus di perhitungkan sebelum memulai produksi dari kelapa sawit agar cost dan benefitnya dapat dipastikan dengan tepat. Pertanyaan Tentang Turbin Uap Shinko Di Pabrik Kelapa Sawit Turbin uap memiliki bagian penting yang bekerja sebagai pembentuk mesin yang terdiri atas shaft shelas, bearings, balance piston, turbin control calve dan turning device. Perangkat tersebut biasanya bekerja untuk mengubah uap menjadi tenaga mekanik. Turbin yang memiliki komponen seperti itu biasanya digunakan di pabrik besar dan pengolahan kelapa sawit karena mampu mengimbangi gaya aksial yang terdapat dalam poros turbin. Itulah beberapa spesifikasi yang berperan penting pada sebuah mesin turbin uap Shinko yang harus anda tahu. Semua komponen pada mesin sangat menunjang kinerja di dalam sistem turbin dalam melakukan produksi. Anda bisa menggunakan mesin turbin ini untuk proses produksi dalam jumlah besar seperti di pabrik pengolahan kelapa sawit, PLTU, dan sistem transportasi lainnya Turbin Industri kelapa sawit disebut-sebut sebagai pusat dari pabrik tersebut. Hal ini disebabkan karena ketel uap adalah asal tenaga utama yang dipergunakan untuk mengolah kelapa sawit. Minyak sawit adalah salah satu produk yang permintaannya sangat besar saat ini. Kebutuhan yang besar ini mendorong perngusaha minyak sawit melakukan banyak upaya untuk membuat perubahan berupa pengiritan. Turbin pabrik sawit digunakan sebagai salah satu cara untuk melakukan penghematan cost operasional. Mesin turbin disebut bisa menghemat biaya operasi karena digerakkan tanpa bahan bakar seperti solar ataupun bensin, melainkan dengan memanfaatkan uap atau steam dari boiler atau ketel uap. Mengenai ketel uap Boiler Seperti yang telah disebutkan terdahulu dalam melakukan prosesnya, industri kelapa sawit tidak akan bisa lepas dari pemakaian mesin turbin uap yang digunakan untuk memproduksi uap. Uap yang diperlukan bisa dibuat dari ketel uap yang menggunakan bahan bakar dari sabut kelapa dan juga cangkang kelapa sawit. Selain untuk menggerakkan turbin uap pabrik sawit, ketel uap juga dipakai dalam berbagai equipmentlain seperti sterilizer dan juga untuk memproses minyak. Cara kerja turbin uap Turbin uap terdiri dari komponen utama sebagai berikut Ketel uap sebagai penghasil tenaga Turbin uap untuk penggerak Pompa untuk mengisikan air ke ketel boiler Turbin uap adalah sebuah mesin yang mempunyai cakram yang memiliki daun-daun. Daun-daun inilah yang kemudian bergerak dengan memakai uap yang diproduksi oleh ketel uap dan menghasilkan tenaga listrik. Prinsip kerja dari turbin di pabrik kelapa sawit diawali dengan mengubah air menjadi uap yang dilakukan diketel uap dengan pembakaran seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Nanti uap akan diteruskan ke turbin. Uap yang adalah energi kinetik ini diubah menjadi energi mekanik dengan menggunakan cakram turbin yang berdaun. Cakram berfungsi seperti kincir angin yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Nanti itu uap akan dialirkan ke kondensor untuk diubah kembali ke dalam bentuk air. Nanti berubah menjadi air kemudian air dipompakan kembali ke ketel untuk mengalami proses atau siklus selanjutnya. Turbin uap pabrik kelapa sawit sebagai penghasil tenaga listrik di pabrik kelapa sawit Uap yang dihasilkan oleh mesin ketel uap akan dipanaskan lagi untuk menghasilkan uap kering. Uap kering inilah yang nantinya akan dipakai dalam mesin turbin uap. Meski turbin uap ini kemudian menggunakan uap kering yang dimilikinya untuk memutar turbin. Pemutaran trubin yang terjadi pada mesin uap ini sangat bergantung pada temperatur dan juga tekanan dari uap kering yang dihasilkan. Secara tidak langsung turbin untuk pabrik kelapa sawit dipakai untuk mengubah energi kinetik menjadi sebuah energi listrik yang nantinya digunakan sebagai penggerak perlengkapan yang ada di pabrik kelapa sawit. Dalam pemilihan mesin turbin uap dalam pabrik kelapa sawit, baiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Mesin turbin uap harus dipilih yang dapat menghasilkan tekanan yang sama dengan ketel uap. Ketel uap bisa menghasilkan tenaga atau tekanan yang berlebihan atau kurang dalam sebuah mesin turbin. Ketel uap yang sesuai adalah ketel yang mempunyai tekanan 3 bar lebih dari tekanan yang dibutuhkan. Tekanan yang lebih ini diperlukan untuk mencegah hilangnya energi yang bisa terjadi karena pemasangan pipa yang kurang tepat. Jika tekananannya nggal tepat hal ini bisa menyebabkan pengolahan minyak sawit menjadi kurang sempurna. Jadi pemilihan mesin turbin pabrik kelapa sawit tidak boleh sembarangan. Untuk memperoleh Turbin yang tepat, perlu kerjasama dengan distributor yang tepat. Distributor Mesin Pabrik Sawit sejak 1993, Mesin yang kami jual seperti Screw Press, Digester, Turbin Shinko, Boiler, Fan, Heater, Ripple Mill nut cracker, EFB Press, EFB Shredder, Rotary Brush Strainer, Sand Cyclone, Vibrating Screen, Kernel Press, Hydrocyclone, Vibratory Feeder, Permanent Magnet, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant View all posts by mesinsawit Post navigation Turbin uap merupakan suatu mesin dengan komponen utama yang digunakannya adalah uap air. Uap air ini merupakan penggerak yang akan mampu mengkonversikan dari adanya energi panas yang kemudian di ubah menjadi energi listrik yang bisa di pakai dan sangat dibutuhkan dalam suatu proses industri, salah satu mesin yang membutuhkan turbin uap untuk pengalir energi listriknya adalah pabrik kelapa sawit. Kapasitas pengolahan kelapa sawit pun setiap harinya tidak sedikit, oleh karena itu tidak heran jika harga turbin shinko yang biasa digunakan pun terbilang cukup mahal. Turbin shinko sendiri merupakan suatu mesin keluaran pabrik Jepang. Turbin uap jenis ini telah digunakan sejak lama oleh banyak pabrik atau industri. Khususnya juga pabrik kelapa sawit yang nantinya akan mengolah dan menghasilkan minyak kelapa sawit yang bisa bermanfaat juga sebagai salah satu sumber pemasukan ekonomi negara. Jenis turbin uap sendiri beraneka ragam, seperti turbin kondensasi, turbin radial, turbin tangesial, turbin reaksi, turbin implus, turbin tekanan bertingkat, turbin kecepatan bertingkat, turbin multi casing, dan lain sebagainya. Di dalam pembelian turbin shinko, pastikan untuk membeli yang asli. Banyak sekali yang jual shinko steam turbine parts baik secara online maupun non-online. tapi yang perlu diketahui, bahwa jenis turbin uap shinko yang asli akan dilengkapi dengan adanya suatu dokumen yang menunjukan keaslian suatu barang atau yang disebut dengan sertificate of Origin, yang menunjukkan keaslian turbin uap shinko tersebut. Maka dengan demikian tak perlu di ragukan lagi tentang keaslian dan kualitas turbin uap ini. Cara Menghidupkan Turbin Di bawah ini penulis akan membahas tentang beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghidupkan turbin. Yaitu sebagai berikut Memeriksa minyak pelumas serta ketinggian permukaan turbinnya Hidupkanlah auxiliary oil pump Tempatkanlah low oil pressure switch tepat pada posisi ON, sedangkan untuk emergency switch terdapat pada posisi OFF. Bukalah setiap keran pembersih uapnya secara berturut-turut dimulai dari keran uap bekas, kemudian keran uap masuk dan terakhir keran air pendingin. Pastikan posisi segitiga hitam load limit pointer hanya pada posisi 0 sampai dengan 2. untuk turbin dengan generator tertentu yang dilengkapi dengan adanya saklar eksitasi, maka pastikan saklar tersebut berada di dalam posisi OFF. Untuk memulai menghidupkan turbin, kamu harus menolak terlebih dahulu plot valve, kemudian quick action stop valpe akan segera terbuka, setelah itu kamu bisa membantu governor dengan tangan kamu dan mulailah menghidupkan turbin dengan putaran rendah selama 15 menit yaitu antara 600 – 800rpm lalu putarlah knob load limt ke kanan hingga sampai pada angka 10. Atur knob speed setting hingga kira-kira 1500 rp secara perlahan Saklar eksitasi pada turbin generator shinko dihidupkan atau ON Periksa kembali keadaan minyak pelumas pada suhu 40- 75 derajat diantara 3-6 bar. Hentikanlah turbo oil pump Tutup kembali semua keran pembersih yang telah di buka, termasuk keran direct steam injection, hanya keran steam trap yang tetap harus terbuka Pastikan turbin alternator shinko di set pada alternator 50-60 Hz dan volt nya pada 380-400 volt. Maka turbin sudah bisa di operasikan Nah itulah info sekilas mengenai penggunaan turbin uap pabrik kelapa sawit serta cara menghidupkannya. Semoga bermanfaat. Turbin adalah suatu alat atau mesin penggerak mulai, dimana energi fluida kerja yang langsung dipergunakan untuk memutar rotor turbin melalui nosel di teruskan ke sudu-sudunya. Jadi, berbeda dengan yang terjadi pada mesin torak, pada turbin tidak terdapat bagian mesin yang bergerak translasi. Bagian turbin yang berputar dinamai rotor atau roda turbin, sedangkan bagian yang tidak berputar dinamai stator atau rumah turbin. Roda turbin terletak di dalam rumah turbin dan roda turbin memutar poros daya yang menggerakkan atau memutar bebannya generator listrik, pompa, kompresor, baling-baling atau mesin lainnya. Di dalam turbin fluida kerja mengalami proses ekspansi, yaitu proses penurunan tekanan, dan mengalir secara kontiniu. Fluida yang bekerja adalah uap Steam,. Uap yang berfungsi sebagai fluida kerja dihasilkan oleh katel uap, yaitu suatu alat yang berfungsi untuk mengubah air menjadi uap. Turbin yang diguanakan di Pabrik Khayan Utara merupakan turbin yang berupa poros bersudu impeler yang digerakkan oleh steam dari boiler untuk menggerakkan poros Altenator. Steam yang digunakan merupakan jenis steam kering Superheater dari boiler yang bertekanan 30 kg/cm2. 1 Gambar Turbin Uap Gambar Turbin Uap 2 Spesifikasi Turbin dan Generator Tabel Spesifikasi Turbin No Uraian Pembangkit Kondisi 1 Turbine Generator No 1 a. Turbin Merk Dresser Rand Serial No D6446 KW 1450 Inlet Press 21 kg/cm2 G Exh. Press 3,2 kg/cm2 G Inlet Temp 216 ° C Exh. Temp 145 ° C RPM 5400 Trip Speed 5940 Max Cont Rpm 5616 Beroperasi dengan baik b. Generator Merk Stamford Serial No X08F230162 Voltage 380 V Ampere 3,2 A Rpm generator 1500 rpm KVA base rate 1845 KW base rate 1476 2 Turbine Generator No 2 a. Turbin 2 Merk Shinko Model RB5 Serial no. 105017 Output 1500 kw Speed 4648 rpm Output shaft speed 1500 rpm Steam temp. 214,9 ° C Steam press 20 bar G Exhaust press b. Generator ; 3,2 bar G Merk Stamford Serial No X08F230162 Voltage 380 V Ampere 3,2 A Rpm generator 1500 rpm KVA base rate 1845 KW base rate 1476 Beroperasi dengan baik 3 Bagian-bagian Turbin dan fungsinya Gambar Bagian – bagian turbin Bagian – bagian turbin dan fungsinya 1. Cassing berfungsi sebagai penutup dan sebagai pelindung bagian terpenting turbin sperti, rotor, trust bearing, carbon ring, gear box dan dan sebagai alat pelindung dari Stasionary Blade. 2. Rotor adalah bagian turbin yang berputar yang terdiri dari poros, sudu turbin atau deretan sudu yaitu Stasionary Blade. Untuk turbin bertekanan tinggi atau ukuran besar, khususnya unuk turbin jenis reaksi maka rotor ini perlu di Balance untuk mengimbangi gaya reaksi yang timbul secara aksial terhadap poros. 3. Sudu gerak berfungsi untuk merubah energi kinetik uap menjadi energi tetap berfungsi sebagai nosel saluran pancar dan mengarahkan aliran uap ke sudu– sudu gerak . 4. Journal Bearing berfungsi untuk menahan dan menerima gaya aksial atau gaya sejajar terhadap poros yang sedang berputar. 5. Carbon Ring berfungsi untuk mencegah uap masuk ke sistem pelumas Bearing dan Gear box, apabila itu terjadi maka akan menyebabkan korosi pada bagian tersebut. 6. Nozzle berfungsi untuk mengekspansikan uap sehingga mengubah energi potensial uap menjadi energi kecepatan kinetik serta untuk mengarahkan kecepatan uap masuk terhadap sudu – sudu turbin dari tekanan tinggi P diekspansikan menjadi kecepatan tinggi v. 7. Oil Pump alat ini berfungsi untuk memompakan minyak pelumas kebagian bantalan-bantalan Bearing, poros turbin, dan roda-roda gigi Gear Box. Pada turbin Shinko RB 4 tekanan minyak pelumas maksimal sebesar 4 bar dan tekanan minyak terendah sebesar 1 bar dan untuk aktual nya sebesar 1,5- 2 bar.. 8. Reducing Gear Gear Box adalah susunan rodagigi yang dipasang pada rotor turbin dan rotor altenator yang berfungsi untuk memperkecil akibat besarnya putaran turbin dari 5294 rpm menjadi 1500 rpm putaran altenator, dengan ratio gear box perbandingan putaran 1 3,5. 9. Kran Uap Masuk Inlet Steam Valve Kran uap masuk berfungsi untuk membuka dan menutup aliran steam yang masuk ke turbin. 10. Emergency Valve Alat ini berfungsi untuk membuka dan menutup total aliran uap pada saat terjadinya trip dengan putaran turbin lebih dari 5250 dan putaran Altenator lebih dari 1500 rpm atau over speed lebih 10 % rpm normal setiap alat tersebut. 11. Kran Uap Bekas ini dipasang pada pipa uap bekas turbin Exhaus Pipe dan kran ini dibuka terlebih dahulu sebelum turbin beroperasi dan ditutup setelah turbin tidak beroperasi. 12. Oil Pressure Control Alat ini berfungsi untuk mengontrol tekanan rendah Low Pressure minyak pelumas pada turbin. Alat ini memberikan sinyal kepada alat Trip turbin yang akan memutus aliran uap ketika tekanan minyak pelumas rendah. 13. Water Coller Alat ini berfungsi untuk menurunkan temperature minyak pelumas yang naik akibat putaran rotor yang sangat tinggi dengan temperatur maksimal 800C. Water Coller bekerja dengan cara membuat sirkulasi air didalam tabung, dimana minyak pelumas akan masuk melalui pipa-pipa kecil dengan jumlah pipa yang cukup banyak dan air akan mengalir diluar pipa kecil yang berlawanan arah dengan aliran minyak. 14. Thermometer berfungsi sebagai alat pengukur temperature pada turbin yang terdiri dari a. Temperature minyak pelumas b. Temperature bantalan-bantalan Bearing c. Temperature Gear Box 15. Manometer berfungsi sebagai alat pengukur tekan pada turbin yang terdiri dari a. Main Steam Pressure b. Exhause Steam Pressure c. Steam Chest Pressure d. Lubrication Oil Pressure 16. Steam Trap Alat ini berfungsi untuk menangkap kandungan air pada uap yang akan masuk keturbin. Pada turbin Shinko RB 4 terdapat dua Steam Trap yaitu, Steam Trap Pada Inlet Steam Pipe Dan Steam Trap pada Exhause Steam turbin. 4 Cara Kerja Turbin Uap Prinsip kerja turbin uap ialah sebagai berikut 1. Uap masuk kedalam turbin melalui nozel, didalam nozel energi panas dari uap dirubah menjadi energi kinetis dan uap mengalami pengembangan. 2. Tekanan uap pada saat keluar dari nozel lebih kecil dari pada saat masuk ke dalam nozel, akan tetapi sebaliknya kecepatan uap keluar nozel lebih besar dari padasaat masuk ke dalam nozel. 3. Uap yang memancar keluar dari nozel diarahkan ke sudu-sudu turbin yang berbentuk lengkungan dan dipasang disekeliling roda turbin. Uap yang mengalir melalui celah-celah antara sudu turbin itu dibelokkan kea rah mengikuti lingkungan dari sudu turbin. Perubahan kecepatan uap ini menimbulkan gaya yang mendorong dan kemudian memutar rotor dan poros turbin. 5 Governor Governor merupakan peralatan kelengkapan turbin yang membantu untuk mengontrol kecepatan turbin yang dibutuhkan dan menghindari terjadinya over speed pada turbin yang sedang beroperasi. Fungsi governor ialah sebagai berikut 1. Memudahkan mesin hidup saat start dengan memperbanyak penyuplaian penginjeksian bahan bakar. 2. Mempertahankan kecepatan putaran mesin, mencegah over speed. 3. Membatasi kecepatan putaran mesin pada saat ideal pada saat mesin tidak menerima beban. 6 Cara Kerja Governor Mekanisme kerja governor ini pada dasarnya mengandalkan kecepatan poros. Governor terhubung dengan poros turbin yang berputar, sepasang bandul dihubungkan dengan poros kemudian akan berputar siring dengan adanya putaran pada poros. Gaya sentrifugal yang terjadi menyebabkan banduk terlempar, bandul kemudian dihubungkan pada collar yang ada pada poros, collar akan naik sesuai dengan pergerakan keluar dari gaya berat pada bandul, apabila bandul bergerak turun maka collar akan bergerak turun. Pergerakan collar ini yang kemudian digunakan untuk mengoprasikan atau mengatur tuas dari kebutuhan uap yang akan masuk pada turbin. Mekanisme Pengoprasian Turbin Uap

turbin uap pabrik kelapa sawit